12 January 2016

Hikmah Kembara 1 : Doa dan Kyoto

Hendaklah seorang musafir memperbanyak do’a ketika dalam perjalanan karena do’a seorang musafir adalah salah satu do’a yang mustajab (terkabulkan). Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَالْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ “Tiga do’a yang tidak diragukan lagi terkabulnya yaitu do’a seorang musafir, do’a orang yang terzholimi, dan do’a orang tua kepada anaknya.”[6]

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Hendaklah seorang musafir memperbanyak do’a ketika dalam perjalanan karena do’a seorang musafir adalah salah satu do’a yang mustajab (terkabulkan). Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَالْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ “Tiga do’a yang tidak diragukan lagi terkabulnya yaitu do’a seorang musafir, do’a orang yang terzholimi, dan do’a orang tua kepada anaknya.”[6]

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Hendaklah seorang musafir memperbanyak do’a ketika dalam perjalanan karena do’a seorang musafir adalah salah satu do’a yang mustajab (terkabulkan). Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

 Kyoto yang indah mengajar aku satu nilai.


Hendaklah seorang yang bermusafir memperbanyakkan doa ketika dalam perjalanan kerana doa seorang musafir adalah salah satu doa yang mustajab.

dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda

"Tiga doa yang tidak diragukan lagi terkabulnya yaitu doa seorang musafir, doa orang yang dizalimi, dan doa orang tuanya kepada anak-anaknya"

Sangat beruntung rasanya.diberi kesempatan. dikurniakan rezeki. mengambil setiap kesempatan yang ada, untuk berbicara dengan hati sendiri dengan tuhan yang sentiasa menjaga kami disepanjang perjalanan itu. 

Sewaktu belum berangkat haritu, ada sahabat-sahabat yang mengirimkan doa. kalau ikut layak, pasti la tak layak sebab aku tahu aku ini terlalu banyak dosa. namum aku cuba sebaiknya. 

 sewaktu di Jepun ada perkara yang aku lihat buat aku insaf, tak dinafikan mereka masyarat yang sangat tertib dari sudut adab dan budaya, namun aku dapat rasakan betapa yang hilang dari hidup mereka adalah agama dan lebih specific,Islam itu sendiri.

Sebagai seorang muslim, yang jadi kepuasan dalam melakukan kebaikan adalah pahala yang telah dijanjikan dan kita tahu faedahnya adalah untuk diri sendiri juga. Untuk mereka, yang aku perhatikan. kebaikan yang mereka lakukan adalah memuaskan hati dan pandangan masyarakat. tapi aku memang tak nafikan mereka sangat baik, dan terlalu banyak yang aku mahu belajar dari nilai dan budaya masyarakat Jepun, tapi aku percaya dengan Islam maka barulah mereka sempurna. 

contohnya, dalam hal doa. mungkin kita dah biasa tengok dalam drama-drama korea atau jepun sebelum ini. di mana wish mereka digantung indah.

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَالْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzuluDa

Rumitnya process mereka mahu berdoa, membeli sekeping papan yang berharga lingkungan 500-800 yen bah kan ada yang lebih mahal dari itu, macam-macam yang dipinta, kebahagian, lulus peperiksaan. Kemudian perlu digantung ditempat-tempat tertentu. Namun, tak terfikirkah mereka, pada siapa mereka gantungkan permintaan-permintaan, pada siapa mereka harapkan untuk menunaikan permintaan itu? tapi tetap mereka berusaha dan meminta.

 
Sedang kita yang Muslim ini, berdoa itu, dimana-mana sahaja, bila-bila masa yang kita rasa mahu dan perlu, percuma tanpa harga bahkan dijanjikan pula pahala.
Tapi kita tak mahu, memayahkan, merumitkan.
sungguh, Mintalah, pohonlah,
Dia Yang Maha Mendengar segala permintaan dan isi hati kita.

Bersyukurlah kita yang dilahirkan seorang Muslim, andai tidak belum pasti kita ketemu. Sesungguhnya nikmat Iman dan Islam itu sebesar-besar nikmat yang kita kecapi. hargai lah. 

peringatan ini untuk aku yang selalu lupa dan alpa.

semoga kita terus berusaha untuk menjadi sebaik-baik penyambung mata rantai Perjuangan Rasulullah.

No comments: